-->

Notification

×

iklan

logog

Iklan

logog

SPBU Pangururan Menatap Masa Depan Dibawah Manajemen Baru KMM

Selasa, 07 Juli 2020 | 08.21 WIB Last Updated 2020-07-07T02:09:01Z
SPBU Pangururan.
Samosir(DN)
Per 1 Juli 2020 lalu, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU atau Pompa Bensin), satu-satunya di Kabupaten Samosir yang dikelola PT Karunia Putri Sejati, resmi diambil alih oleh KSP Makmur Mandiri (KMM).

SPBU yang selama ini dikenal sebagai SPBU milik OTB Sitanggang, nantinya akan dikelola anak perusahaan KSP Makmur Mandiri yakni PT Karunia Putri Sejati Makmur Mandiri (PT KPS MM).

Adapun manajemen baru perusahaan ini, Ketua KSP Makmur Mandiri, Drs Tumbur Naibaho MM memberi kepercayaan kepada Bintang Hasudungan Sinaga untuk menakhodai pengelolaan SPBU tersebut.

Di dapuk memimpin anak perusahaan KSP Makmur Mandiri, menjadi tantangan tersendiri bagi Bintang Hasudungan Sinaga, terlebih di tengah iklim sedang tak normal seperti saat ini, Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19).

“Saya diberi amanah yang tidak ringan tapi saya tidak akan menyia-nyiakan kepercayaan tersebut dan akan berusaha menjalin kebersamaan dengan karyawan untuk bersama melewati situasi yang sulit ini,” ujarnya, Selasa, 7 Juli 2020.

Menyinggung target yang hendak dicapai di tahun “pandemi” ini, Bintang yang sebelumnya menjabat Wakil Manajer KSP Makmur Mandiri Cabang Mogang menukas dirinya tidak punya program yang muluk-muluk karena semuanya sudah diputuskan dalam rapat pimpinan KMM.
Manajer PT. Karunia Putri Sejati Makmur Mandiri.
Pastinya, ia bertekad meningkatkan pemasaran dan menjadikan SPBU Pangururan sebagai salah satu anak perusahaan Makmur Mandiri terbaik diantara seluruh cabang yang ada.

Menurutnya, anak perusahaan KSP Makmur Mandiri ini akan terus berkomitmen untuk menjalankan standar operasional perusahaan (SOP) secara penuh serta meningkatkan komunikasi dengan elemen masyarakat.

Ditambahkan suami Iran Naibaho itu, dengan senantiasa memegang teguh motto KSP Makmur Mandiri yakni "bekerja dengan jujur, ramah, senyum dan bersahabat", di masa awal kepemimpinannya, ia menekankan pentingnya kebersamaan untuk menciptakan team work yang kuat.

"Dengan kebersamaan, niscaya program-program kerja yang telah disusun dapat dieksekusi sesuai dengan harapan. Dan didukung dengan sikap profesional untuk mencapai tujuan bersama yakni maju dan bertumbuh bersama anggota," tuturnya.

Sementara itu, Ketua KSP Makmur Mandiri, Drs. Tumbur Naibaho MM, FSAI pada puncak perayaan HUT ke-11 mengatakan, pengambil alihan pengelolaan SPBU Pangururan merupakan salah satu strategi KSP Makmur Mandiri dalam mengembangkan usaha.

"Kita membidik pangsa pasar yang minim pesaing namun surplus potensi," ungkapnya.

Saat ini diperkirakan ada 400 pengelola kios SPBU mini di Pulau Samosir. Dengan diberikan tambahan modal kerja di bawah Rp5 juta, mereka tidak perlu lagi setiap hari bolak-balik ke SPBU untuk kulakan bensin eceran.(SBS).
×
Berita Terbaru Update